Tafsir Mazmur Musim Sunyi

oleh Lutfi Mardiansyah* “Di antara kau dan aku, ada kematian yang telanjang” (Sulaiman Djaya, Rubayyat Dua Matsnawi) Kamis tanggal 18 April 2013 yang lalu, sekitar pukul setengah sebelas sebelum dzuhur, saya menembus hujan sendirian dari Jatinangor menuju Bandung untuk menghadiri acara launching buku kumpulan puisi Mazmur Musim Sunyi karangan penyair asal Banten, Sulaiman Djaya di…

Dari Miguel Cervantes Hingga Michel Foucault

oleh Sulaiman Djaya (2004) Karya sastra merupakan kawan untuk berpikir, tentu dengan cara-nya sendiri, seringkali melahirkan sebuah wawasan dan pandangan alternatif yang tidak dipikirkan oleh kebanyakan orang. Bila kita membaca karya-karya sastra yang memiliki kualitas intelektual yang tinggi, tentu di sana kita seperti memasuki dunia dan tak jarang sebuah perpustakaan. Cervantes adalah salah-satu penulis yang…

Octavio Paz & Anna Akhmatova

Hak cipta ©Sulaiman Djaya (2010) Pintu-pintu tahun terbuka, seperti pintu-pintu bahasa menuju yang tak dikenal. Semalam kau bilang padaku: esok kita akan kembali menemukan isyarat-isyarat, kembali menggambar pemandangan di halaman ganda, hari dan kertas. Esok, kita akan kembali menemukan, sekali lagi, kenyataan dunia ini (Octavio Paz) Ketika hari masih dirundung mendung dan kabut selepas hujan,…